Kamis, 05 Juli 2012

Mobil pelat merah wajib menggunakan Pertamax?


Kebijakan pemerintah yang mewajibkan semua mobil  pelat merah menggunakan bahan bakar Pertamax menimbulkan beberapa pertanyaan dari saya. Apakah semua mobil pelat merah dibiayai bahan bakarnya oleh instasi terkait? Apakah semua mobil pelat merah adalah mobil merah? Bagaimana dengan mobil pelat merah yang bahan bakarnya harus dibiayai sendiri? Tentu hal ini sangat memberatkan pengguna mobil pelat merah. Lain ceritanya kalau mobil pelat merah ini adalah mobil pejabat!

Mobil pelat merah mengingatkan kenangan akan mobil dinas pelat merah almarhum ayah saya. Di tahun 1980, ayah saya membawa pulang ke rumah mobil baru Mitsubishi Colt T 120. Ketika itu saya masih kelas 6 SD dan tidak tahu arti warna pelat nomer mobil. Mobil tersebut ketika pertama kali datang pelatnya berwarna putih dan tidak lama kemudian berganti warna menjadi warna merah. Saya ingat mobil Mitsubishi Colt T120 SS tersebut dibeli seharga 6 juta rupiah, kelak 28 tahun kemudian mobil tersebut dijual dengan harga yang sama. Jadi siapa bilang harga mobil makin lama makin turun?

Sesudah menjadi pelat mobil warna merah, baru saya tahu kalau mobil tersebut adalah mobil dinas. O iya, mobil dinas ini menggantikan mobil pribadi ayah saya yang sudah lama mogok di garasi. Mobil pribadi tersebut adalah Mercedes tua. Karena biaya perbaikan mahal dan bahan bakar bensin sangat boros, maka Mercedes tua tersebut dibiarkan mogok di garasi. Sebelum mobil dinas datang kami akrab menggunakan becak dan angkot. Belakangan mobil Mercedes tua mogok ini laku dibarter. Ya Mercedes tua ini laku dibarter dengan mesin. Tapi bukan dengan mesin mobil melainkan barter dengan mesin jahit!

Mitsubishi Colt T 120 semakin akrab dengan kami sekeluarga. Mobil inilah menjadi mobil untuk belajar menyetir. Ibu sayalah yang mengajarkan menyetir mobil ketika saya kelas 6 SD menjelang masuk SMP.
Setelah beberapa hari diajarkan saya dilepas untuk membawa sendiri mobil tersebut. Segera saya test mobil tersebut dengan kecepatan di atas 80 km/jam, karena dengan kecepatan tersebut akan bunyi alarm tet...tet..tet..  Selain senang dengan bunyi alarm peringatan, waktu itu melaju dengan kecepatan 80 km/jam di dalam komplek perumahan masih memungkinkan, karena komplek perumahan tersebut masih sepi.

Untuk biaya bahan bakar mobil dinas tersebut keluar dari uang pribadi, tidak ada biaya dari kantor. Sering kali almarhum ayah saya membeli bensin literan di depan komplek dengan cara berhutang. Bayarnya bulan depan setelah gajian. Ngebon bensin premium berulang bulan demi bulan, hingga suatu saat kami tidak bisa berhutang bensin lagi dikarenakan kios bensin di depan terbakar. Kelabakanlah almarhum ayah saya untuk membeli bensin. Untunglah saat itu almarhum ayah saya mendapatkan kerja sampingan sebagai tenaga pengajar di Universitas Nasional, pejaten pasar minggu. Honornya memang tidak seberapa, tetapi di Universitas Nasional saat itu ada proyek untuk menterjemahkan buku-buku berbahasa asing ke bahasa Indonesia. Dibayarnya per lembar hasil terjemahannya. Proyek ini terus berlanjut sampai ketika itu rektornya Bapak Sutan Takdir Alisjahbana dilengserkan oleh (pemerintah?) pesaingnya. Adalah hal yang aneh bagi saya ketika itu, seorang pendiri Universitas Nasional, suatu Universitas swasta, bisa diganti oleh orang lain. Ketika terjadi kekisruhan itulah proyek terjemahan terhenti. Namun rupanya almarhum ayah saya masih diberi rejeki dengan mendapatkan kesempatan menerjemahkan buku lagi, kali ini proyek menerjemahkan buku didapat dari Universitas Gajah Mada, sedangkan dananya dari Bank Dunia. Lagi-lagi dibayar perhalaman hasil terjemahan. Saya dan kakak saya mendapat tugas untuk mengetik hasil tulisan tangan terjemahan almarhum ayah saya. Kelak saya menyadari ternyata banyak sekali tulisan tangan beliau di kertas, yang kalau saya lakukan belum tentu bisa.

Kembali ke mobil dinas Colt T 120 SS ini, selain membawa orang hilir mudik, mobil ini juga dipergunakan untuk berdagang beras oleh ibu saya. Sayalah yang disuruh menyetir masuk ke pasar-pasar tradisional untuk kulakan beras.

Riwayat Colt T120 SS di keluarga kami berakhir dengan di-demnya mobil ini. Setelah sebelumnya kami mendapat surat dari kantor pajak yang mewajibkan mobil dinas di atas sekian tahun menjadi pelat hitam.
Setelah 4 tahun berlalu sejak di-dem, kami tidak mengetahui lagi bagaimana nasibnya Colt T120 ini.

Rabu, 27 Juni 2012

Jual Kripik Nangka Murah


Jual Kripik Nangka Murah
Lebaran sebentar lagi tiba. Sudah punya oleh-olehkah untuk sanak saudara anda? Kripik Nangka sebagai sangat cocok sebagai oleh-oleh anda. Keunggulan dari Kripik Nangka Raza adalah produk berkualitas prima. Kripik Nangka ini bahan bakunya berasal dari Nangka yang sudah matang dan berasa manis. 


Rasa manis alami inilah ketika diproses dengan mesin vacuum menjadi bertambah manis, sehingga produk Kripik Nangka ini adalah manis alami, bukan tambahan gula/pemanis buatan. Gula/pemanis buatan jika ditambahkan akan menyebabkan minyak goreng menjadi cepat rusak/keruh.

Untuk menikmati Nangka kini anda tidak perlu repot-repot mengupas lagi, apalagi memanjat pohon Nangka. Adalah cara baru menikmati buah Nangka dengan memakan Kripik Nangka Raza. Kripik Nangka Raza ini berasa renyah dan manis. Selain bahan baku Nangka yang bagus, Kripik Nangka Raza ini diproses dengan mesin khusus, yang membuat kadar air di Kripik Nangka ini menjadi sangat sedikit sekali. Diproses dengan mesin penggoreng hampa bersuhu rendah, sehingga kadar kandungan vitamin, rasa, warna dan bentuk relatif tidak berubah banyak, lebih mirip dengan buah Nangka segar.

Untuk mendapatkan harga Kripik Nangka dan informasi, silahkan masukan nama dan email anda di form sebelah kanan atas. 

Jumat, 22 April 2011

Kripik Nangka Vietcong

Sebelumnya saya penasaran dengan produk kripik nangka yang dihasilkan dari negara lain. Selain tipe mesin vaccuum frying yang berbeda, saya juga penasaran rasa yang dihasilkan. Kripik kelapa saya pernah mencobanya, oleh-oleh dari saudara ketika berkunjung ke Thailand.

Tidak disangka-sangka seorang rekan pulang dari Vietnam membawa oleh-oleh berupa Kripik Buah. Yang pertama adalah Kripik Buah dengan gambar berbagai macam buah dan yang kedua dengan gambar buah Nangka. Wah, langsung saya coba Kripik Buah tersebut. Mari kita lihat Kripik Nangka Vietcong tersebut.


























Kemasannya Kripik Nangka dari Vietnam sangat bagus seperti buatan pabrik, dengan ukuran berat 250 gram. Ada kata-kata Mit-Say, saya kira itu adalah merk dari produk tersebut, ternyata artinya Mit-Say adalah Kripik Nangka. Gambar di bungkus Kripik Nangka saya duga adalah Nangka Muda, terlihat dari warna yang hijau dan batang yang sangat tipis. Dari tampilan bolehlah Kripik Nangka Vietnam ini, tetapi bagaimana dengan rasa? Penasaran, saya buka bungkus Kripik Nangka Vietnam dan terlihat warna kripik nangka tersebut sangat kuning dan ternyata kripik nangka tersebut ditaburi dengan sesuatu yang berwarna kuning berbentuk tipis-tipis. Mungkin dicampur dengan serbuk Nangka manis? Rasanya ternyata kurang manis dan alami kripik nangka Vietnam ini, mungkin benar dengan gambar dibungkus tersebut, yaitu terbuat dari nangka yang belum matang, kemudian ditaburi dengan sesuatu.

Kripik Nangka Vietnam jelas berbeda dengan Kripik Nangka buatan lokal di sini. Kripik Buah Nangka lokal buatan Indonesia terbuat dari Nangka matang dengan rasa yang manis, sehingga Kripik Buah Nangka yang dihasilkan juga sudah manis dan tidak perlu dicampur sesuatu, sehingga Kripik Nangka yang dihasilkan berkualitas prima dan tahan lama.

Sabtu, 08 Januari 2011

Cabai kering

Hari-hari belakangan ini komoditas cabai ramai dibicarakan. Tingginya kenaikan harga cabai membuat cabe menjadi barang mewah. Harga cabai kini antara 80 ribu sampai 100 ribu perkilonya. Kenaikan harga cabe yang tinggi ini memusingkan para pengguna cabe. Hal ini sudah kami rasakan ketika membeli pecel ayam, tidak terasa pedas lagi karena sambalnya lebih banyak tomatnya. Membeli risoles ayam kini tidak mendapatkan cabe rawit walau satu biji pun.

Cabai ternyata juga memunculkan komentar atau ide-ide yang mencengangkan. Komentar-komentarnya adalah sebagai berikut:

1. Jangan makan cabe dahulu, itu kata seorang pejabat yang mengkoordinasi kementrian
2. Hapus cabai dari komoditas perhitungan laju inflasi adalah satu komentar yang terlontar dari seorang pejabat yang mengurusi keuangan negara
3. Tanam cabe di rumah saja, ujar seorang ibu pejabat, yang mengaku mengaku menanam sekitar 200 pohon cabai di rumahnya

Marilah kita coba ide-ide di atas tersebut, akan tetapi saya ragu ide-ide di atas akan berhasil. Karena pertanyaan saya adalah siapa yang akan melaksanakan ide jangan makan cabe, hapus komoditas cabai dan tanam cabai di rumah tersebut. Secara orang kita sangat suka sekali rasa pedas, tidak tahu cara menghapus komoditas cabai dan banyak rumah yang tidak mempunyai pekarangan untuk menanam cabai. Terus kalau harga gula atau telur naik, jangan-jangan disuruh tanam pohon tebu dan ternak ayam petelur !!

Salah satu cara mengatasi lonjakan harga cabai adalah membuat cabai kering. Cabai kering yang dimaksud bukan cabai berbentuk serbuk, tetapi cabai segar yang kadar airnya telah diminimalisasi dengan cara divacuum. Untuk itu diperlukan suatu mesin vacuum vrying. Setelah cabai digoreng dan divacuum, cabai kering tersebut dikemas dalam aluminium foil.

Cara memakai cabai kering adalah cukup dengan direndam dengan air panas, cabai kering akan menjadi segar kembali dan siap untuk dibuat sambal. Wah, jadi ingin makan pecel ayam yang pedas nih.

Jika anda ingin membuat cabai kering, kami siap menjalin kerja sama untuk membuatnya. Anda tinggal menyiapkan bahan-bahannya dan kami yang akan mengolahnya menjadi cabe kering. Sudah tentu hal ini sebaiknya dilakukan ketika harga cabai normal kembali.

Sabtu, 04 Desember 2010

Kripik Nangka

Keripik adalah makanan ringan yang populer dan disukai masyarakat. Selain mudah dibawa, rasanya pun enak. Salah satu keripik yang digemari masyarakat adalah keripik nangka. Rasa dari kripik nangka adalah garing dan manis. Kripik nangka ini diproses tanpa bahan tambahan lain seperti gula dan garam. Bahan yang digunakan hanyalah buah nangka segar dan minyak goreng. Nangka yang digunakan haruslah kualitas nomer satu, begitu pula dengan minyak gorengnya. Kenapa harus kualitas nomer satu? Karena dengan menggunakan mesin vacuum frying, keripik buah nagka yang dihasilkan, rasa dan warnanya sama persis dengan buah nangka segar yang dimasukan kedalam mesin vacuum fryer tersebut. Fungsi dari mesin vacuum frying adalah menghisap kandungan air dari buah nangka segar. Buah nangka adalah buah musiman dan tidak mudah mendapatkan dipasaran. Buah nangka banyak ditanam dipekarangan rumah, tetapi belum banyak dibudidayakan secara besar-besaran.

























Buah nangka segar



Mungkin karena waktu yang dibutuhkan dari menanam sampai berbuah antara 5 sampai 10 tahun, menjadi alasan kenapa buah nangka jarang dibudidayakan secara besar-besaran. Sebenarnya sudah ada pohon nangka yang berbuah dalam waktu singkat, tetapi buah nangka yang dihasilkan kecil-kecil. Buah nangkapun terdiri dari berbagai jenis. Tidak semua buah nangka dapat dijadikan kripik buah nangka. Adalah nangka yang lembek, berair, hambar dan alot tidak bisa dijadikan kripik buah nangka. Harga buah nangka segar relative lebih mahal dibanding buah lokal lainnya. Apalagi jika dijual, buah nagka tersebut telah dikupas dan dibersihkan.








Nangka panjang 75 centi meter




























Nangka dari gunung



Menikmati buah nangka segar memang enak, hanya saja perlu waktu untuk mengupas dan membersihkan buah nangka segar. Itupun nangka segar tidak bertahan lama kesegarannya. Ribet yah? Sudah saatnya anda menikmati kripik buah nangka! Selain mudah dibawa kemana-mana, kripik buah nangka ini tahan lama, karena sangat sedikit sekali kandungan airnya dan dikemas dengan menggunakan aluminium foil. Keripik nangka cocok dihidangkan untuk berbagai acara seperti: arisan RT/Keluarga, ulang-tahun, rapat, reuni dan sebagainya. Dapat pula kripik nangka ini dijadikan souvenir dan oleh-oleh.
Kapan lagi anda bisa menikmati kripik nangka dengan harga murah? Jika anda ingin mengetahui harganya silahkan masukan alamat email anda di form pojok kanan atas dan tekan tombol submit. Anda akan mendapatkan daftar harga kripik buah.




















Kripik Nangka Raza

Senin, 06 September 2010

Anang Lastriyanto Penemu Vacuum Fryer Horizontal

Sejak melihat mesin vacuum frying buatan Taiwan di suatu pameran, Anang Lastriyanto terkejut dengan mahalnya harga yang ditawarkan. Waktu itu ketika satu dollar senilai 2000 rupiah harga vacuum frying dijual seharga 70 juta rupiah. Anang Lastriyanto berfikir untuk menciptakan alat serupa tetapi dengan harga yang terjangkau pelaku Usaha Kecil dan Menengah.

Di awali pada tahun 1993, Anang Lastriyanto mencoba pertama kali membuat vacuum frying. Masalah dana tidak dijadikan hambatan olehnya. Dengan memanfaatkan alat-alat yang ada Anang Lastriyanto memulai membuat vacuum frying dari kompor hadiah perkawinan. Saat itu dikerjakan di kampus, maklum belum punya bengkel sendiri. Awalnya sebagai pendingin digunakanlah AC rumah dan tabung masih dipasang secara vertical. Produk ini berfungsi secara baik, hanya dari segi biaya produksi dan pengoperasian masih dirasakan mahal karena digunakannya AC. Setelah membuat beberapa perbaikan dan masukan dari pengguna dihasilkanlah vacuum frying beberapa generasi. Vaccuum frying model horizontal ini hanya ada di Indonesia, tidak dapat dijumpai di negara lain. Di negara lain, modelnya vertical dan bukan menggunakan pompa air sebagai alat penghampa udara.

Vacuum frying yang terakhir dihasilkan sudah generasi ke empat. Kini Anang Lastriyanto sudah mempunyai bengkel sendiri dan beberapa pegawai. Kebanyakan pegawainya sudah lama ikut Pak Anang Lastriyanto. Maklum di daerah ini kekeluargaan masih terasa sangat erat. Vaccum frying buatan Pak Anang ini sudah teruji untuk membuat berbagai kripik buah, bahkan bakso pun bisa. Kripik buah yang terkenal antara lain: kripik nangka, kripik salak, kripik nanas, kripik durian dan sebagainya.

Selain sudah mendapatkan paten no P.20010073 atas mesin vacuum frying horizontal, bengkel Pak Anang Lastriyanto ini juga mempunyai sertifikat. Tidak heran berbagai departemen menjadi langganan produk Pak Anang Lastriyanto ini. Vacuum frying generasi ke empat ini mempunyai beberapa kelebihan, antara lain waktu yang diperlukan untuk menggoreng lebih cepat dan lebih hemat minyak goreng. Kelebihan ini hasil dari beberapa kali percobaan dengan menggunakan beberapa variasi dari ketebalan dan bentuk plat stainless untuk tabung penggoreng. Pelat digunakan dengan ketebalan yang tepat dan presisi, ini bisa dilihat dari hasil las-lasannya yang terlihat rapi. Begitu pula keranjang di dalam tabung, las-lasannya rapi walaupun mengelas keranjang buah ini relative sulit karena bentuk keranjang bolong-bolong dan tipis. Jika tidak hati-hati mengelas keranjang, cipratan dari las dapat melukai anggota tubuh pekerja.




















Pegawai Pak Anang sedang merakit vaccum fryer


Vacuum frying hasil pengembangan Pak Anang Lastriyanto ini kini banyak ditiru oleh pihak lain. Hal itu tidak pernah dipermasalahkan oleh Pak Anang Lastriyanto, walaupun pihak peniru gencar beriklan menawarkan produk vaccum frying horizontal. Hal sebaliknya, Pak Anang Lastriyanto ini sangat jarang berpromosi, informasi yang didapat justru dari mulut ke mulut.

Hal inilah yang menyebabkan belum banyak masyarakat yang mengetahui siapa pengembang vacuum frying horizontal. Namun pada akhirnya Kementrian Riset dan Tekhnologi rupanya mengetahui hal ini. Setelah 17 tahun mengembangkan vacuum frying horizontal, akhirnya Kementrian Riset dan Tekhnologi memberikan Award Anugerah Riset kategori Teknologi Inovatif Tahun 2010, pada tanggal 10 Agustus 2010.

Untuk itu, beberapa kru dari Kripik-buah.blogspot berangkat ke Malang untuk menemui Pak Anang Lastriyanto di kediamannya dan melihat produk vaccum frying yang dihasilkan.




















Kru Kripik-buah.blogspot.com menemui Bapak Anang Lastriyanto


Vacuum frying horizontal buatan Pak Anang ini bekerja dengan prinsip Bernoulli. Semburan air dari pompa yang dilalui pipa menghasilkan efek venturi atau sedotan (vacuum). Dengan menggunakan 7 atau 8 ejector/ injektor, pipa khusus menghisap air di dalam tabung penggoreng dan selanjutnya didinginkan di kondensor, setelah dingin air dimasukan ke dalam bak air. Semakin dingin semakin baik vacuum yang dihasilkan. Untuk menjalankan mesin vaccum frying ini tidaklah terlalu susah, cukup dengan mengikuti training 2 hari, pengguna sudah memahami cara kerja mesin ini. Untuk perawatan, setiap 6-8 kali penggorengan, tabung dibersihkan dengan cara minyak dikeluarkan dan tabung dibersihkan dengan air panas. Air di bak pendingin juga perlu diganti jika mulai ada kotoran yang dapat menyumbat ejector.





















Ejector atau Injektor


Tabung penggoreng yang dibuat Pak Anang Lastriyanto ini terlihat special, karena platnya tidak terlalu tebal ataupun terlalu tipis. Jika terlalu tebal maka diperlukan waktu lebih lama untuk menggoreng kripik buah. Jika terlalu tipis, tabung penggoreng bisa berubah bentuk menjadi penyok-penyok. Bentuknya tabungnya pun terlihat khusus, yaitu pada ujung-ujungnya terlihat cekung. Bentuk cekung ini untuk menghemat minyak dan menambah kekuatan dari tabung, kata Pak Anang Lastriyanto.












Bentuk tabung dan tangkai penggerak keranjang


Tangkai penggerak penggorengan, sengaja dibuat ringan, yaitu dibuat dari plat stainless yang ditekuk menyerupai tangkai penggerak roda sepeda. Dan poros penggerak penggorengan pun kami lihat sangat ringan, karena terbuat dari pipa stainless steel yang tengahnya bolong.

Setelah mendapat penjelasan panjang lebar, kini saatnya mencoba mesin vacuum fryer horizontal ini. Buah yang kami coba adalah buah nanas. Setelah dipotong dengan ukuran yang sama, buah dimasukkan ke dalam tabung penggoreng. Pompa air dan kompor dinyalakan, setelah mencapai tekanan -68 cmHg, keranjang diturunkan dan sesekali digoyang-goyang tangkai pemutarnya. Ketika tekanan mencapai -70 cmHg dan gelembung udara didalam minyak sudah tidak ada, saatnya keranjang kembali diputar keatas. Setelah diputar dengan spinner, didapatkanlah Kripik Buah Nanas yang renyah. Mmmpphhh, lezatnya Kripik Buah alami.












Kripik nanas yang dihasilkan



Jumat, 09 Juli 2010

Kripik Buah Kering dan Kandungannya

Menurut ahli diet terkenal K. Corselius White, buah kering adalah makanan ringan yang lebih baik dibandingkan dengan chips, biscuit dan cokelat. Selain mengandung Karbohidrat yang tinggi, juga mengandung vitamin, mineral, anti oksidan dan serat. Proses pengurangan air dari buah justru meningkatkan energy sekitar 4 kali lipat dibanding buah segar. Masih menurut beliau, anda perlu mengkonsumsi buah kering terutama jika anda banyak duduk.

Jika anda ingin makan buah kering, sekarang tidak perlu repot, saat ini sudah ada Kripik Buah yang sudah beredar di pasaran. Bermacam-macam kripik buah seperti Kripik Buah Salak, Kripik Buah Nanas, Kripik Buah Nangka, Kripik Buah Semangka, Kripik Buah Melon, Kripik Buah Rambutan, Kripik Buah Jambu Merah, Kripik Buah Mangga, Kripik Buah Labu, Kripik Buah Jambu Merah, Kripik Buah Pepaya, Kripik Buah Jeruk, Kripik Buah Lengkeng, Kripik Buah Belimbing, bahkan ada Kripik Buah Durian. Kripik Buah yang paling disuka oleh masyarakat adalah Kripik Buah Nangka, Kripik Buah Salak dan Kripik Buah Nanas.